Bolehkah Ibu Hamil Bepergian Jauh??

Bolehkah Ibu Hamil Bepergian Jauh??

Bolehkah Ibu Hamil Bepergian Jauh??

Bagi ibu hamil, ketika usia kehamilannya masih 12 minggu pertama disarankan untuk tidak bepergian jauh dulu. Karena pada masa awal kehamilan, resiko mengalami keguguran sangat tinggi. Selain itu juga, sebagian besar ibu hamil mudah merasakan mual dan mudah kelelahan ketika usia kehamilannya baru beberapa minggu (usia awal kehamilan).

Baca Juga : Obat Herbal Ibu Hamil

Tidak hanya pada usia awal kehamilan saja, ibu hamil juga sangat disarankan untuk tidak bepergian jauh ketika usia kehamilannya sudah menjelang akhir dari masa-masa kehamilan, yakni setelah minggu ke-36. Karena pada masa akhir kehamilan tersebut juga sangat beresiko mengalami keguguran. Jadi, intinya bagi ibu hamil boleh saja bepergian jauh, namun tidak disarankan bagi ibu hamil yang usia kehamilannya baru 12 minggu pertama serta usia kehamilannya sudah lebih dari 36 minggu. Karena masih beresiko tinggi mengalami keguguran. Jelas itu sangat berbahaya sekali.

Yang Perlu Dipersiapkan Ibu Hamil Jika Ingin Bepergian

Melakukan persiapan yang tepat sangat penting bagi ibu hamil yang ingin bepergian, agar aktivitasnya bisa aman. Dan yang perlu dilakukannya antara lain adalah :

  • Sebelum berangkat untuk bepergian, sebaiknya periksakan kondisi kesehatan ibu hamil terlebih dahulu ke dokter untuk memastikan ibu hamil cukup sehat untuk melakukan bepergian jauh.
  • Persiapkan obat-obatan atau vitamin untuk bekal selama bepergian. Serta bawa juga buku rekam medis kehamilan anda, supaya bisa menjadi rujukan kalau-kalau terjadi kondisi darurat ketika di perjalanan.
  • Mencari referensi dokter atau rumah sakit terdekat yang berada di tempat yang anda tuju.
  • Pastikan juga bahwa tempat yang anda tuju memiliki lingkungan, makanan serta minuman yang sehat dan aman untuk ibu hamil tentunya.
  • Sebaiknya jangan bepergian ke tempat atau daerah yang memiliki tingkat penyakit atau infeksi yang tinggi untuk mencegah supaya tidak tercemar atau tertular.

Baca Juga : Bolehkah Berhubungan Seksual Saat Hamil??

Bepergian Menggunakan Mobil

Ada beberapa panduan buat anda ibu hamil yang ingin bepergian jarak jauh dengan menggunakan mobil :

  • Jangan berani mengendarai mobil sendirian dalam jarak jauh ketika hamil. Sebaiknya ajak teman atau pasangan anda ketika ingin bepergian jauh mengendarai mobil.
  • Gunakan sabuk pengaman dengan posisi tali atas menyilang di antara payudara, kemudian tali bawah menahan tulang panggul supaya dapat mengurangi guncangan.
  • Jaga supaya sirkulasi udara dalam mobil tetap lancar.
  • Minum cukup air serta konsumsi makanan ringan yang sehat, seperti buah-buahan dan kacang untuk mencegah supaya tidak kantuk dan tidak lelah selama di perjalanan.
  • Supaya dapat mengurangi tekanan pada kandung kemih dan memperlancar peredaran darah pada kaki, sebaiknya berhentilah tiap 2 jam sekali untuk turun dari kendaraan dan buang air kecil serta berjalan kaki saat jeda, untuk membantu mengurangi tekanan pada kandung kemih.
  • Siapkan kantong plastik dan minyak kayu putih untuk berjaga-jaga jika ibu hamil merasakan mual ketika di perjalanan. Biasanya mual sering dialami ibu hamil trimester pertama.
  • Membawa perlengkapan yang bisa membuat ibu hamil merasa nyaman untuk duduk di dalam mobil. Misalnya, bantal dan jaket.

Bepergian Menggunakan Pesawat Terbang

  • Ketika memesan tempat duduk di pesawat terbang, pastikan posisi kursi yang dipilih benar-benar aman dan nyaman. Sarannya adalah, memilih kursi yang dekat dengan lorong, supaya mudah bergerak keluar masuk, pergi ke toilet, atau meminta bantuan pramugari. Baca Juga : Obat Herbal Ibu Hamil
  • Periksa kebijakan maskapai yang akan ditumpangi. Seperti kebijakan mengenai penumpang yang sedang hamil. Karena setiap maskapai penerbangan memiliki kebijakan tersendiri mengenai usia kehamilan penumpang yang diperbolehkan untuk bepergian. Kebijakan ini juga ditentukan berdasarkan jarak dari tujuannya.
  • Sebaiknya banyak mengkonsumsi air minum. Karena kondisi pesawat dengan kelembapan rendah bisa memicu terjadinya dehidrasi bagi ibu hamil.
  • Disarankan juga untuk menggerakkan badan tiap 30 menit sekali, supaya peredaran darah tetap lancar. Sebab, tekanan udara yang menurun selama penerbangan bisa sedikit mengurangi kadar oksigen dalam darah. Kemudian, penerbangan yang melebihi dari 5 jam juga beresiko membuat ibu hamil mengalami pembekuan darah. Dan dengan banyak bergerak, maka aliran darah akan menjadi lebih lancar.
  • Supaya tidak mengalami pembengkakan kaki, ibu hamil dapat menutup kakinya dengan kaos kaki yang panjang atau stocking.
  • Ketika memakai sabuk pengaman, pastikan sabuk pengaman tersebut terpasang di bagian bawah perut untuk menghindari resiko turbulensi.

Bepergian Menggunakan Kapal Laut

  • Periksa kebijakan dari penyedia jasa kapal laut yang akan dinaiki, dan pastikan telah memiliki peraturan tentang perlindungan bagi penumpang ibu hamil. Beberapa perusahaan menerapkan peraturan untuk tidak membawa penumpang yang sedang hamil di usia kehamilan tertentu.
  • Pastikan bahwa kapal laut yang dipilih telah menyediakan pelayanan medis selama di dalam perjalanan, khususnya pelayanan medis bagi ibu hamil.

Baca Juga : Ibu Hamil, Awas Jangan Kelebihan Asam Folat

One thought on “Bolehkah Ibu Hamil Bepergian Jauh??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *